Detail Cantuman Kembali
rancang bangun sistem pembuka kunci pintu laboratorium elektronika menggunakan sidik jari berautentifikasi
Memanfaatkan perkembangan teknologi komputer dan elektronika yang begitu pesat, banyak solusi tercipta dapat mempermudah kehidupan manusia, salah satunya sebagai perangkat keamanan. Keamanan rumah khususnya pada pintu, sangatlah memerlukan perangkat keamanan yang baik. Penggunaan kunci manual, dapat diganti menggunakan salah satu bagian tubuh manusia yang unik seperti sidik jari. Sidik jari akan menambah keamanan dalam penggunaan akses kontrol pintu, karena setiap manusia pasti memiliki sidik jari yang berbeda. Fingerprint sensor adalah salah satu perangkat yang dapat menyimpan serta membandingkan sidik jari yang diinputkan dengan sidik jari yang telah tersimpan. Penggunaan mikrokontroler sebagai input/output yang sudah terpasang program pengendali, kemudian terhubung secara serial dengan fingerprint sensor, solenoid door lock sebagai pengunci dan pembuka pintu, liquid crystal display (LCD) sebagai penampil pesan dan push button sebagai pembuka pintu dari dalam, akan menjadi solusi untuk mengganti kunci puntu manual. Dari hasil percobaan yang dilakukan, penggunaan peralatan-peralatan tersebut yang terhubung secara serial pada mikrokontroler dapat menambah keamanan pintu dengan menggunakan sidik jari sebagai kunci akses. Hasil dari pengujian alat ini adalah terciptanya sebuah sistem berbasis sensorik yang menggabungkan sensor sidik jari dan solenoid door lock untuk mengakses buka dan tutup pintu ruangan laboratorium elektronika. Sensor fingerprint tidak dapat mendeteksi sidik jari dalam kondisi basah, rusak, lembab, kulit pecah-pecah maupun robek terkena benda tajam.
623.18.14 Ard r
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2018
Surabaya
xvi, 93 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







